Pemula Desain UI/UX

Prinsip Kontras & Tipografi dalam Desain Antarmuka

Desain yang baik berawal dari keterbacaan. Pelajari pemilihan skala huruf, kontras warna yang ramah mata, dan jarak spasi yang bernapas.

Estimasi baca: 8 menit · Diterbitkan: 22 September 2026

Keterbacaan Adalah Prioritas Tertinggi

Banyak pemula terjebak menambahkan dekorasi berlebih seperti gradasi warna yang mencolok atau efek bayangan tebal di semua kartu. Padahal, pengguna datang ke sebuah produk digital untuk menyelesaikan tugas atau membaca informasi, bukan mengagumi ornamen.

1. Rasio Kontras yang Seimbang

Teks hitam pekat murni (#000000) di atas latar putih terang (#ffffff) sering kali menghasilkan getaran kontras yang terlalu tajam bagi mata saat membaca teks panjang. Alternatif yang lebih hangat adalah menggunakan warna arang gelap (charcoal seperti #1d231f) di atas warna latar off-white yang lembut (seperti #fbfbfa).

2. Hirarki Tipografi Berjenjang

Batasi penggunaan variasi jenis huruf (font family). Satu atau dua keluarga huruf sudah lebih dari cukup:

  • Gunakan ukuran dan ketebalan huruf (font-weight) untuk membedakan judul, subjudul, dan isi teks.
  • Panjang baris ideal untuk membaca paragraf nyaman adalah antara 60 hingga 75 karakter per baris. Teks yang membentang terlalu lebar dari ujung kiri ke kanan monitor akan melelahkan mata pembaca saat berpindah baris.
  • Atur line-height proporsional: 1.2 untuk judul besar, dan 1.6 hingga 1.75 untuk teks isi.
"Desain antarmuka yang matang tidak berteriak meminta perhatian, melainkan memandu pembaca secara hening dan nyaman."
Kategori: Desain UI/UX